Sabtu, 06 Juni 2015

Festival Palang Pintu, Merayakan HUT Jakarta dengan Pelestarian Budaya Betawi


Untuk memperingati Hari Ulang Tahun Ke-488 DKI Jakarta, Festival Palang Pintu X digelar di Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi acara rutin tahunan untuk pelestarian budaya Betawi.

Festival Palang Pintu X diselenggarakan selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (6-7/6). Terdapat berbagai aktivitas, seperti gelar budaya Betawi, gelar budaya nasional, lomba palang pintu, karnaval budaya, festival band, festival tari kreasi, sepeda santai, bazar produk, peragaan busana, dan lomba mewarnai untuk anak.
Hadir dalam acara pembukaan festival tersebut Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri, Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni, serta Wali Kota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor.
Ketua Panitia Festival Palang Pintu X Darussalam Murtdho mengatakan, acara ini diselenggarakan atas kerja sama Sanggar Manggar Kelape dan masyarakat Kemang. "Tujuan kegiatan untuk melestarikan budaya Betawi," kata Darussalam di Kemang, Sabtu. Jual Baju Batik Betawi
Berbeda dengan tahun lalu yang menampilkan 1.500 pantun, tahun ini, lanjutnya, ada tiga kegiatan unggulan, yakni parade pakaian daur ulang, tari Nusantara, dan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) untuk pemakaian cincin batu akik pandan wangi. Batu akik pandan wangi merupakan batu akik khas Betawi.
Sebagai wujud pelestarian budaya Betawi, Darussalam berharap pemerintah berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya Betawi. Bentuk kepedulian moril dan materiil pemerintah menjadi penyemangat bagi generasi muda Betawi.
Lurah Bangka Dedih Suhada mengatakan, rangkaian acara akan dimulai dengan palang pintu dan bazar pada hari Sabtu. Kemudian, hari Minggu akan diisi dengan sepeda santai dan penyerahan cendera mata warga yang memakai cincin batu akik pandan wangi.
"Besok acara ini akan dihadiri Jaya Suprana dari Muri yang akan memberikan rekor pada Festival Palang Pintu Kemang," kata Dedih

Minggu, 24 Mei 2015

Lelang Karya Seninya, Siswa Labschool Cibubur Kumpulkan Rp 27 Juta!


Pengembang properti AKR Land Development bekerjasama Labschool Cibubur menggelar pameran karya seni siswa. Hasil penjualan karya seni para siswa tersebut akan didonasikan untuk rumah singgah Kuranten di Pandeglang, Banten.

"Saya sangat antusias terhadap hasil karya para siswa, apalagi hasilnya untuk didonasikan. Mereka tidak hanya berkarya, tapi berani untuk menunjukkan hasil karyanya, serta peduli terhadap sesama," kata CEO AKR Land Development, Widijanto, saat konferensi pers di Gedung AKR di Jakarta, Rabu (20/5/2015). Jual Kain Batik Betawi

Dia mengatakan, melalui karya seni pameran ini mengajak siswa untuk belajar tentang wirausaha. Walaupun saat ini banyak anak memiliki beragam cita-cita, namun Indonesia tetap membutuhkan seorang pengusaha yang akan membangun hingga 50 tahun mendatang.

Kepala Sekolah Labschool Cibubur, Uswadin, mengatakan, saat setiap siswa memiliki kewajiban untuk mengikuti program peduli sosial. Jumlah kredit mengikuti program tersebut 20 jam selama mengenyam pendidikan di Labschool.

"Banyak kegiatan sosial bisa dilakukan siswa, antara lain menghibur dan belajar bersama anak-anak rumah singgah atau yatim piatu atau membantu yang terkena bencana. Hari ini siswa berbuat sosial melalui karya seninya," kata Uswadin.

Pameran karya seni siswa Labschool Cibubur tersebut digelar di Gallery West Lounge mulai 23 Mei hingga 31 Mei 2015. Pada pembukaan pameran tersebut juga dilakukan lelang lukisan dari setiap karya yang dipamerkan. Dari hasil lelang tiga lukisan para siswa, saat ini sudah terkumpul dana senilai Rp 27 juta. Total karya seni yang dipamerkan sebanyak 50 karya, berupa karya lukis, topeng, paper clay, batik, dan tye dye pada kaos.

"Tidak menyangka, karena ada yang membeli karya lukisan saya sampai Rp 7 juta," ujar Rafli, salah seorang siswa yang karyanya dilelang.

Minggu, 28 Desember 2014

Legenda Batik Solo Nyaris Musnah Dilalap Si Jago Merah



Api yang melalap Pasar Klewer, Kota Solo, Jawa Tengah, sejak pukul 20.00 WIB, Sabtu (27/12/2014), hingga saat ini belum sepenuhnya dapat dikendalikan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo. 

Menurut Adjie Setiadji Arif, warga yang menyaksikan kebakaran tersebut, api yang membakar bagian barat Pasar Klewer, masih berkobar. Meski demikian, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo dapat melokalisasi kobaran api hingga tidak lagi menyebar ke bagian lain Pasar Klewer. grosir batik betawi

"Saya lihat api mulai berangsur dapat dilokalisasi. Petugas Damkar bekerja keras memadamkan api yang berkobar di bagian barat pasar," tutur Adjie. 

"Petugas Damkar masih hilir mudik menerobos kerumunan warga yang menonton kebakaran di tengah kondisi gerimis. Hingga pukul 22.45 api belum padam," tambah Muhammad Nasir, warga Solo yang juga berada di tempat kejadian kepada Kompas.com, Sabtu (27/12/2014).

Akibat kebakaran tersebut, kondisi lalu lintas di depan dan sekitar Pasar Klewer macet total. Arus lalu lintas dialihkan dari Jl Slamet Riyadi ke jalur-jalur di sekitarnya.

Pasar Klewer merupakan pasar batik terbesar di Jawa Tengah. Mulai berkembang sejak zaman penjajahan Jepang kurun 1942-1945, sebelum direnovasi menjadi bangunan pasar modern dan diresmikan pada tahun 1970. 

Pasar ini sangat melegenda dan popularitasnya hingga ke mancanegara. Lokasinya yang bersebelahan dengan Keraton Surakarta, menjadikan Pasar Klewer sebagai destinasi wisata sekaligus salah satu simbol Kota Solo. 

Dalam perjalanan sejarahnya kemudian Pasar Klewer menjadi rujukan para pedagang di Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan kota-kota lain di Pulau Jawa. Betapa tidak, pasar ini memiliki kapasitas 2.064 unit kios dan dapat menampung lebih dari 1.500 pedagang.

Selasa, 04 November 2014

Sambil Duduk Lesehan, Ketua MPR Bocorkan Berakhirnya Seteru KIH dan KMP


Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yakin bahwa konflik di parlemen antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) bakal berakhir. Meski tidak menyebutkan kapan terjadinya, paling tidak ada harapan DPR bakal bersatu kembali.
Hal itu disampaikan Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senin (3/11/2014) petang. Cara penyampaiannya terkesan nyentrik. Zulkifli tiba-tba datang dari arah ruang pimpinan MPR, lalu menemui sejumlah wartawan yang tengah mengetik berita di selasar Gedung Nusantara III.
"Halo, apa kabar semua?" sapa politisi PAN tersebut sembari duduk di lantai bersama wartawan. "Saya punya berita bagus nih soal DPR," lanjut dia. Jual Kain Batik Betawi
Kemunculan pria yang mengenakan kemeja batik coklat dan celana bahan hitam seraya duduk lesehan itu segera menjadi magnet perhatian. Wartawan yang tadinya duduk menyebar langsung bergerombol mengelilingi Zulkifli. Para pewarta kemudian menyorongkan alat perekam di tangan masing-masing. Salah seorang wartawan kemudian bertanya seputar seteru antara KIH dan KMP di DPR RI.
"Paling selesai itu seminggu lagi. Paling lama ya dua minggu selesai," ujar eks Menteri Kehutanan tersebut sambil sesekali mengusap betis kaki kanannya hingga ujung celana sedikit tersingkap. Jual batik betawi
Menurut Zulkifli, saat ini sejumlah pimpinan partai politik tengah merajut komunikasi satu sama lain. Topik pembicaraan itu tentu saja soal perbedaan pendapat kedua kekuatan politik di parlemen. Meski demikian, Zulkifli tak bersedia menyebut kapan dan di mana komunikasi itu berlangsung. "Saya yakin selesai. Selesai itu ya DPR jadinya hanya satu lagi," ujar dia.
Zulkifli tidak memberitahu apa konsekuensi dari berakhirnya seteru tersebut, apakah akan berimbas pada perombakan kursi pimpinan komisi dan alat kelengkapan Dewan atau tidak. Yang pasti, ada pihak yang mengalah dan ada yang pihak yang sedikit menang.
"Yang namanya sepakat, pasti ada yang ngalah sedikit, ada yang menang sedikit. Tapi jangan sekarang, bisa layu sebelum berkembang nanti," ujar dia seraya terkekeh.
Perbincangan Zulkifli dengan para wartawan berlangsung sekitar 15 menit. Sikap Zulkifli itu menjadi pusat perhatian staf DPR yang kebetulan melintas di area itu. Di akhir-akhir bincang santai, wartawan menyodorkan gorengan di sebuah piring. Namun, Zulkifli menolaknya. Rupanya, dia lebih tertarik pada segelas es teh manis yang ada di samping piring itu.
"Saya mau minumnya aja deh," ujar Zulkifli sembari meraih es teh manis bersedotan itu.

Minggu, 19 Oktober 2014

Pasar Betawi, "Ngumpul" di Malam Hari

Senin (13/10/2014) malam, sebuah rumah di kawasan Kemandoran VII, Gang Madrasah II, Jakarta Barat, diramaikan orang-orang dan pentas kesenian. Sudah sejak selepas isya, warga masyarakat dari berbagai penjuru Jabodetabek berkumpul di kediaman Haji Ridwan Mustofa, salah seorang tokoh Betawi di Jakarta.
Pentas gambang kromong, berupa permainan alat-alat musik, seperti kenong, gendang, dan bonang dalam lima nada yang dipukul, meramaikan malam itu. Orang-orang berkumpul dan duduk lesehan di teras hingga memenuhi batas luar rumah.
Sebagian badan jalan dalam wilayah permukiman warga itu ditutup. Salah satu sisi ruas jalan dipergunakan untuk tempat parkir kendaraan bermotor.
Menjelang malam, permainan musik berangsur dihentikan. Namun, orang-orang masih tetap berkumpul dan saling bertukar obrolan.
Salah satu topik pembahasan yang dibicarakan dengan cukup serius adalah tentang komitmen dan konsistensi para anggota kelompok.
Sebelumnya, mereka membahas perihal rencana menampilkan sejumlah bentuk kesenian di Istana Negara pada 2 November kelak.
Pertemuan lanjutan hingga lepas tengah malam itu dimaksudkan untuk semakin menguatkan dan menyatakan sejumlah rencana kegiatan. Mereka tergabung dalam komunitas Pasar Betawi.
Salah seorang penggeraknya adalah Nurjanah (38), yang pada malam itu hingga Selasa (14/10) dini hari masih berapi-api mengutarakan pendapat dalam rapat. Malam itu, Nurjanah ditemani suaminya, Edi Permana (39), beserta anak mereka.
Nurjanah dan Edi yang di masa mudanya merupakan aktivis mahasiswa tinggal di kawasan Sawangan, Bogor, Jawa Barat. "Ini rumah mertua saya," kata Edi.

Setelah Lebaran
Sudah empat kali Pasar Betawi mengadakan kegiatan kumpul- kumpul seperti itu setelah perayaan Idul Fitri pada akhir Juli lalu.
"Jagakarsa, Manggarai, Cawang, dan Kemandoran," kata Nurjanah menyebutkan lokasi-lokasi pertemuan Pasar Betawi sebelumnya.
Pasar Betawi, kata Nurjanah, merupakan ajang kumpul-kumpul guna membahas dan mengekspresikan apa pun tentang kebudayaan dan kesenian Betawi terutama mereka yang bergelut di akar rumput.
Ini bukan tentang perkumpulan para elite kebudayaan, melainkan sejumlah pelaku langsung. Tidak kurang dari 60 sanggar kesenian Betawi tergabung di dalamnya.
Silaturahim, pendidikan, usaha komersial, dan pementasan merupakan sejumlah fokus kegiatan komunitas tersebut.
Pementasan yang dilakukan, kata Nurjanah, ditargetkan pula bisa menembus sejumlah panggung dengan khalayak beragam. Pusat-pusat perbelanjaan, termasuk Istana Negara, menjadi tempat mereka bakal mempertunjukkan kemampuan dalam berkesenian.
Selain berlatih dan mempraktikkan sejumlah bentuk kesenian, mereka juga kerap memformulasikan usaha bersama.
Misalnya produk cendera mata yang diproduksi salah satu sanggar, dan kemudian bisa didistribusikan melalui sanggar lain.
Usaha-usaha lain juga tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan. Lomba pantun tingkat sekolah dasar, merupakan sayap kegiatan lain yang dilakukan komunitas itu dalam bidang pendidikan.
Dalam perkembangannya, Pasar Betawi melacak jejak-jejak kebudayaan Betawi yang berdiaspora ke kawasan perbatasan DKI Jakarta. Interaksi dengan kebudayaan lain menghasilkan sejumlah bentuk kebudayaan baru.
"Ada kantong-kantong kebudayaan baru (karena) telah berpindah-pindah," kata Edi.
Akar pencak silat

Ridwan Mustofa menambahkan, kegiatan dalam komunitas tersebut tidak terlepas dari interaksi sebelumnya dalam wadah Silaturahmi Maen Pukulan Betawi (SMPB).
Wadah SMPB merupakan kumpulan para pendekar pencak silat dari sekitar 50 perguruan dengan berbagai aliran yang sudah berjalan sekitar empat tahun belakangan.
Seni bela diri khas Betawi, seperti cingkrik, beksi, dan ronce yang diistilahkan sebagai "permainan" atau "mainan", menjadi kekhasan masing-masing aliran tersebut. Sebagian di antaranya menjadi dasar bagi sejumlah gerakan kesenian. Harga batik betawi
Ridwan mengatakan, filosofi utama yang dipegang SMPB adalah kebersamaan. Silaturahim, dan bukan hendak menentukan siapa yang paling memiliki kemampuan.
"Ibaratnya sekadar tepok tangan ama ngglinding, enggak apa-apa, dah," ujar Ridwan. Begitulah, dalam keriangan malam yang makin pekat, mereka terus ngumpul dan mengutarakan pendapat.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Jokowi Akan Buat Keppres Soal Pemakaian Batik

Presiden RI terpilih, Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar para pejabat dan menteri di kabinetnya selalu menggunakan batik, terutama dalam rapat. Bahkan, Jokowi mengatakan akan mengeluarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) soal pemakaian batik.

"Nanti saya buatkan Keppres. Batik itu dari Aceh sampai Papua itu ada semua, kamu jangan keliru. Kenapa tidak dikeppreskan," kata Jokowi usai meresmikan Pasaraya Batik di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2014).

"Sama pecinya jangan lupa," tambahnya sambil tersenyum.

Jokowi mengatakan, dirinya akan berupaya untuk memakai batik setiap hari, meski dia sudah terbiasa mengenakan kemeja putihnya.

"Nanti, 2 hari pakai batik Aceh, dua hari pakai batik Padang, 2 hari pakai batik Medan, 2 hari pakai batik Jawa, 2 hari pakai batik Sulawesi," katanya sambil bercanda.

Jokowi juga menegaskan, para menterinya nanti dilarang memakai jas saat rapat kabinet. Hal itu juga untuk memicu pejabat lain dan masyarakat agar menggunakan pakaian batik demi meningkatnya perekonomian Indonesia. Kain batik betawi

"Kalau dalam rapat kabinet dilarang (pakai jas). Gini loh, batik ini adalah industri kreatif yang berbasis budaya, yang mengangkut jutaan pengrajin. Dari Sabang sampai Merauke. Terus setiap hari kita pakai jas, pakai safari, terus kenapa enggak diganti batik? Kalau pas ada tamu diterima dengan batik kan bagus," katanya.

"Saya maunya pakai batik terus, kalau ke lapangan pakai putih. Itu nanti dibuatkan Keppres," tambahnya.

Minggu, 21 September 2014

Memilih Dan Memadupadankan Kemeja Batik Pria

Kemeja batik pria ada bermacam-macam jenisnya, yang membedakannya adalah motif, warna, & desainnya. Karena keunikannya inilah maka tidak setiap kemeja batik cocok untuk dipakai setiap pria, terutama berkaitan dengan postur tubuh. Padahal kemeja batik bisa dipakai untuk mensiasati postur tubuh yang kurang ideal misalnya tubuh yang gemuk atau tubuh kurus.
Berikut tips memilih dan memadupadankan kemeja batik pria bagi pria bertubuh gemuk:
  • Motif
Untuk yang bertubuh besar agar terlihat lebih ramping,pilih kemeja batik dengan motif kecil seperti parang klithik atau motif kontemporer daun-daun kecil.
  • Warna
Warna yang cenderung gelap juga bisa merampingkan. Kemeja batik dengan aplikasi kain polos yang gelap juga bisa jadi solusi tubuh besar.
  • Padupadan kemeja batik pria
Pilih kemeja batik pria berlengan pendek, karena kemeja batik berlengan panjang membuat kesan ‘penuh’. Gunakan juga kemeja batik dengan panjang tidak lebih dari pinggang. Padukan dengan jas berwarna gelap dan celana jeans model pipa (lurus) yang juga berwarna gelap.
Sementara bagi Anda yang bertubuh kurus sebaiknya ikuti tips memilih dan memadupadankan kemeja batik pria bagi pria kurus berikut:
  • Motif
Besar kecil & bentuk motif batik menentukan pas atau tidaknya suatu kemeja batik pria yang akan digunakan. Untuk pria yang bertubuh kecil, bisa pilih motif yang besar sampai sedang seperti parang barong, parang curigo, atau mega mendung agar badan terkesan lebih berisi.
  • Warna
Untuk kamu pria bertubuh kurus, kamu bisa pilih batik yang berwarna cerah seperti biru muda, krem, hijau lime, dan lain-lain. Untuk ukuran, sebaiknya pilih kemeja yang agak longgar dan tidak junkies, agar tidak terkesan kurus.
  • Padupadan kemeja batik pria
Memakai kemeja batik bagi pria yang bertubuh kurus bisa dengan berbagai tambahan apparel seperti untuk gaya casual, kemeja batik bisa sebagai baju luar dan didalamnya bisa dipakai kaos polos. Cardigan polos juga bisa digunakan sebagai luaran dan untuk dalaman dipakai kemeja batik pria lengan pendek. Paduan juga bisa formal style dengan rompi polos berbahan katun.
Sedangkan untuk pria bertubuh pendek, berikut memilih atasan batik pria dan memadupandakannya untuk pria bertubuh pendek:
  • Motif
Kenakan kemeja batik pria dengan motif garis vertikal karena dapat membuat ilusi tubuh tampak lebih tinggi.
  • Model
Kenakan baju atau kemeja batik pria  lengan panjang yang tidak terlalu longgar sehingga Anda akan terlihat lebih tinggi. Toko batik betawi
  • Padupadan kemeja batik pria
Kenakan celana panjang yang ukurannya pas dengan tubuh Anda, tidak terlalu ngatung ataupun terlalu panjang.
Semoga tips memilih dan memadupadankan kemeja batik pria sesuai dengan bentuk tubuh di atas dapat bermanfaat bagi Anda saat mengenakan atasan batik pria agar tetap tampil penuh gaya dan modis.